Butterfly Hug; Teknik Redamkan Cemas ala Drakor It’s Okay to Not Be Okay yang juga Cocok untuk Anak

Banyak sinetron Korea bermacam jenis yang dapat dicicipi pada tahun 2020 ini yang semakin laku sebab disiarkan di service streaming berbayar bersama seri dan beberapa film lain di luar negeri. Salah satunya yang akhir-akhir ini sedang hype ialah sinetron It’s Okay to Not Be Okay di mana semakin banyak mengusung rumor mengenai kesehatan psikis, meskipun masih dengan sentuhan elemen romantis didalamnya.

Sinetron yang dimainkan oleh Kim Soo Hyun yang baru come back sesudah harus militer dan artis Search engine optimization Ye-ji ini tidak cuman menceritakan romantisme antara ke-2 nya saja tetapi ada pula hal yang kita dalami terhitung seni dalam menentramkan diri waktu di pucuk depresi dengan Butterfly Hug, yang rupanya bisa juga diaplikasikan ke beberapa anak. Kita baca yok keterangan secara lengkap!

Kim Soo Hyun di sini berperanan selaku Moon Kang-tae yang disebut seorang karyawan di bangsal. Psikiatris yang bekerja untuk tuliskan keadaan pasien dan tangani keadaan tidak. Tersangka seperti perkelahian antar pasien sampai bila ada yang pengin kabur. Musuh mainnya ialah Search engine optimization Ye-ji yang memainkan Moon Young yang disebut seorang penulis buku beberapa. Anak terkenal tetapi mempunyai personalitas anti sosial, benar-benar egois, dan tinggi hati yang rupanya mempunyai trauma berat di masa lampau. Ke-2 nya pada akhirnya sama-sama mengobati keadaan psikis semasing. Dengan rekayasa yang terkait dengan kesehatan psikis, ada episode. Menentramkan yang dikerjakan oleh Kang-tae waktu Moon Young alami histeria yakni dengan butterfly hug. Hmm, apakah itu?

Pergerakan yang disebutkan butterfly hug dalam sinetron ini dikerjakan seringkali dengan ambil. Napas dalam-dalam lalu silangkan ke-2 tangan dan menepuk-nepukkan hingga. Memiliki bentuk seperti kupu-kupu. Dikutip dari Baris Sehat, saat sebelum jadi sistem therapy, langkah ini awalannya dikerjakan oleh Lucina Artigas. Waktu dia sedang bersama beberapa orang yang bertahan hidup. Dari badai Pauline di Meksiko pada 1988 untuk menangani trauma yang muncul karena musibah itu.