Makhluk Kerdil

Kisah Makhluk Kerdil Dengan Kekuatan Gaib

Makhluk Kerdil Makhluk hidup seperti manusia yang mempunyai ukuran kerdil dalam mitologi Nordik diketahui menjadi kurcaci atau peri murah hati yang membantu beberapa tokoh di dongeng atau narasi rakyat.

Pastilah kita pernah dengar cerita beberapa kurcaci yang menolong watak Snow White, putri elok yang murah hati. Beberapa ciri Makhluk Hidup dan Metodenya buat Bertahan Hidup. Berlainan dengan profil kurcaci Snow White yang paling termasyhur, empat makhluk miliki tubuh kerdil berikut jarang kita dengar. Meski begitu mereka punya kapabilitas yang fantastis.

Berikut info berkaitan makhluk miliki tubuh kecil yang ajaib, diberitakan dari halaman listverse.com.

Patupaiarehe dari Selandia Baru
Profil Patupaiarehe amat termasyhur di Selandia Baru, juga pernah dibuat dalam perangko negara itu.
Patupaiarehe, disebutkan Turehu atau Pakepakeha merupakan figur laki laki seperti peri yang tinggal jauh di rimba dan pegunungan, sebagai halnya mitologi yang diakui oleh Suku Maori di Selandia Baru.

Patupaiarehe punya kulit yang paling pucat dan rambut pirang merah atau punya warna jelas. Umumnya narasi menyampaikan bentuknya amat kecil. Meski begitu, beberapa sumber menyampaikan kalau profil itu mempunyai ukuran seperti manusia atau juga raksasa.

Makhluk ini jarang-jarang tampil, sebab ada di luar sinar dan cuma tampil waktu senja. Menurut keyakinan tradisonal di tempat, Patupaiarehe dapat mainkan seruling dan memberi mantra ke manusia.

Aziza dari Afrika Barat
Menurut keyakinan orang Dahomey di Afrika Barat, Aziza merupakan makhluk imut seperti peri yang tinggal di rimba.Mereka tampak mirip manusia biasa, tapi mereka amat kecil dan punya sayap yang serupa dengan serangga.Makhluk ajaib ini murni baik dan menolong manusia yang lagi mencari. Mereka mengajarkan orang bagaimana membikin api kembali lagi di saat manusia tidak punya pengetahuan.

Aziza kerap bersembunyi dan jarang-jarang tampil sebab peri kecil itu malu kalau mesti berbicara dengan manusia terus-terusan.

El Duende
Cerita El Duende berawal dari Semenanjung Iberia dan menebar ke Amerika Latin, Filipina, dan Guam sebab penjajahan.Dia disketsakan menjadi figur pria kecil dengan tinggi tubuh kurang lebih 90 cm. Menurut mitologi, dia senantiasa memakai topi merah dan baju yang dibuat dari kulit binatang. Beberapa negara menambah hal-hal lain, seperti ia bawa tongkat, berjanggut oanjang, atau mungkin tidak punya jempol.
Dalam beberapa narasi, ia disketsakan menjadi profil jahat yang dapat memukau beberapa anak ke dalam gua dan mereka dapat teperdaya selama-lamanya. Ia disebutkan bisa menyusup masuk dalam kamar dan memangkas kuku beberapa anak yang panjang.
Dalam peristiwa-kisah lain, dia disketsakan menjadi makhluk yang murah hati menolong beberapa orang yang sesat jalan di rimba, lantas memandu mereka pulang.
1.Salah satunya dogma makhluk kecil yang terpopuler merupakan dogma Leprechaun dari Irlandia.
Leprechaun diartikan punya tinggi kurang lebih 60 sampai 90 cm dengan janggut dan paras seorang lelaki tua.
Mereka memakai mantel dan topi yang sangatlah baik, sepatu bermutu tinggi dengan gesper cemerlang. Mereka sebelumnya disebutkan memakai pakaian merah. Tapi, waktu ini diketahui memakai pakaian hijau –kemungkinan sebab warna itu yang dipautkan sama orang Irlandia.
Leprechaun termasyhur sebab keahlian dalam pengerjaan sepatu. Banyak narasi terkait mereka menyusup saat malam hari mau bikin sepatu yang cantik, kebanyakan bergaji emas.
Mereka musikus punya bakat yang bisa mainkan semuanya instrumen tradisionil Irlandia.